Saturday, June 28, 2014

Belajar Junos (Juniper OS) Secara Otodidak

Ini adalah pengalaman pribadi, belajar Junos (Juniper OS) secara otodidak. Dan sampai tulisan ini dibuat, masih sedang belajar  si Juniper Junos ini… Junos yang saya gunakan ini JUNOS versi 12.1R1.9 built. Sebenarnya yang paling bagus  untuk mempelajari sesuatu adalah melalui kursus. Dengan kursus menerima ilmu yang baru, cepat mengertinya. Tapi bagaimana dengan yang tidak punya duit, atau orang yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Ya, begitulah… Saya adalah salah satunya orang seperti itu. Akhirnya belajar otodidak melalui om Google dan youtube.

logo Junos

Intermezzo.
Biar seru…saya ceritakan dulu, awal cerita ketemu sama Juniper,
  • Ada pekerjaan kantor untuk memperbaiki network user beberapa tahun lalu, si user menggunakan Juniper. Sudah mulai ada niat walaupun kecil, untuk mempelajarinya suatu hari nanti.
  • Niat semakin besar, ketika beberapa bulan lalu, berkenalan dengan Juniper  junos melalui perantara si GNS3. Junos merupakan simulatornya Juniper. Namun ketika masuk sebentar ke command line juniper. Perintahnya aneh sekali… membingungkan… ini command kok beda jauh banget sama cisco yach, karena pusing saya tunda belajarnya…
  • Akhirnya baru beberapa hari ini, niat semakin besar, dan dengan semangat 45, “huaaaah… harus bisaaaa…. Akan aku tunjukkaaaannnn…. Aku juga bisaaaaa…. (hanya saja beda nasib)” Teriak sendiri dalam hati. Dan, Alhamdulillah masih semangat sampai sekarang. :)
Ok. Ini adalah jalan pikiran saya dalam mempelajari sesuatu yang baru. Juniper ini saya anggap benar-benar suatu baru. Benar-benar aneh sekali perintahnya…
Jika ada yang bertanya kenapa tidak langsung belajar konfigurasinya. Kan banyak itu artikel di internet tentang juniper membahas konfigurasinya. Langsung saja config…
Jawabannya, Kebanyakan artikel konfigurasi tanpa ada keterangan apa maksud dan tujuan dari command yang diekskusi itu. Saya bukan tipe orang yang hafal mati command, tanpa tahu maksud dan tujuan command itu. Ok… deal sudah ???
So, strategi pertama untuk menaklukkan si Juniper adalah berkenalan dengan si juniper siapa dan kenapa… dan ini data-data yang saya dapatkan melalui internetan ( kalo kata Cak Lontong, hasil survey yang pasti akan membuat anda tercengang… hahaha…)

Juniper adalah product BSD.
Ternyata Jantung atau Inti dari Operating system Juniper adalah kernel dari FreeBSD. Dengan kata lain Juniper adalah product FreeBSD. Langsung dalam benak ada tekad lebih kuat lagi untuk menguasainya. Seharusnya untuk mempelajari juniper tidak akan sulit. Command dan  konfigurasi Juniper tidak akan jauh-jauh dari  FreeBSD (Unix).
Ketika masuk ke Junos, lakukan perintah linux, misalnya “ls-ail” dan “ls –ail /var”
…………………………
starting local daemons:.
Fri Apr 18 16:14:44 UTC 2014

Amnesiac (ttyd0)

login: root

--- JUNOS 12.1R1.9 built 2012-03-24 12:52:33 UTC

root@% ls -ail
total 20
43267 drwxr-xr-x   2 root  wheel   512 May  9  2012 .
    2 drwxr-xr-x  24 root  wheel   512 May 11  2012 ..
43514 -rw-r--r--   1 root  wheel   361 Mar 24  2012 .cshrc
43515 -rw-r--r--   1 root  wheel  1090 Mar 24  2012 .login
43516 -rw-r--r--   1 root  wheel   215 Mar 24  2012 .profile

root@% ls -ail /var
……………
128256 drwxr-xr-x   3 root    wheel      512 May  9  2012 sw
277888 drwxrwxrwt   7 root    field      512 Apr 18 16:15 tmp
299264 drwxr-xr-x   3 root    wheel      512 May  9  2012 transfer
235137 drwxr-xr-x   2 root    wheel      512 May  9  2012 validate
192386 drwxr-xr-x   2 root    wheel      512 May  9  2012 yp

Melihat hasil perintah di atas, seperti melihat secercah cahaya dalam kegelapan…. ( karena saya baru tau ini… hahaha… )
Konfigurasi Junos.
Ada 2 cara untuk mengkonfigurasi Junos, yaitu melalui Command Line Interface ( CLI) dan melalui J-web ( web interface ). Di kesempatan lain akan saya bahas mengenai konfigurasi Junos dari web interface.
Selanjutnya kita akan lebih fokus dengan CLI.
Struktur Junos bersifat hirarki
Sama seperti Unix / Linux, Junos dan system lainnya, system junos juga bersifat hirarki. (bahasa awamnya, mempunyai direktori-direktori seperti di windows.)
Junos support 2 mode operasi :
  1. Mode Operasional.
  2. Mode Konfigurasi.
Dari mode operasional masuk ke mode konfigurasi dengan menggunakan perintah configure atau edit. Untuk keluar dari mode konfigurasi (kembali ke mode operasional gunakan perintah exit.

root>                     --> mode operasional

root> edit
Entering configuration mode

[edit]
root#                      --> mode konfigurasi
root# exit
Exiting configuration mode

root>
Terminal SuperPutty - Junos

Tanda [...] adalah posisi anda di level/direktori mana. Seperti pada contoh di bawah ini. [edit interfaces em0], artinya berada pada sublevel/direktori interfaces em0.

Konfigurasi interface.
Jika di Cisco, interface langsung bisa dikasi perintah ip address. Sedangkan di Juniper, ada istilah logical interface. Nah logicnya ini yang diberikan IP address.
Lebih mudahnya, bayangkan saja, interface em0, itu fisik interfacenya. Sedangkan em0.0 itu logic (virtual) interfacenya.

Tips Command Juniper
Beberapa command Junos yang penting dan mirip Cisco.
Help, dengan menekan tanda Tanya ? sama seperti cisco.
Tekan tab atau space, untuk melengkapi perintah.
Untuk masuk ke configure (mode konfigurasi), commandnya configure atau edit.
Jika ada message “syntax error, expecting <statement> or <identifier>.” atau “missing argument” dengan tanda ^, mengindikasikan lokasi error. Dan tentu saja itu harus diperbaiki.
Tanda panah atas dan bawah, untuk melihat command sebelumnya. Sama seperti cisco.
Delete/backspace, untuk mendelete command. Sama seperti cisco.
Dsbnya. :)

Beberapa Command Junos yang agak berbeda dengan Cisco
Command set untuk memulai perintah.
Command yang sudah dibuat, tidak langsung terekskusi. Tapi untuk mengekskusinya menggunakan perintah commit.
Run, sama seperti do di cisco.
Dsb-nya.

Info Lainnya.
Spek Komputer yang saya gunakan.
  • Processor, Core i5 2,27 Ghz. (4 core).
  • Ram 4 giga.
  • Operating System Windows 7.
Dengan spek komputer saya seperti diatas saja, ketika menjalankan simulator junos di GNS3, bootingnya lumayan lama. Dihitung-hitung sekitar 7 menit. Ini sangat tergantung dengan kecepatan processor. Junos ternyata hanya menggunakan 1 core saja. Dengan kata lain, junos tidak bisa memanfaatkan banyak core dari processor.

Praktek Command.
Kalo cuma teori tanpa praktek, akan sangat susah mengertinya. Langsung praktekkan dan lihat sendiri hasilnya, itu akan cepat memahaminya. Di posting berikutnya akan dibahas…

7 comments:

  1. Mantap... Lanjut...

    ReplyDelete
  2. thanks gan artikelnya membantu banget.!!

    ReplyDelete
  3. ada yang tau training juniper yang reguler ya di daerah jakarta ? mohon infonya gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. DI idn.id kunjungin aja website itu insya allah bisa ikut training juniper di situ...

      Delete
  4. mas bisa ajarin saya lebih lanjut ?

    ReplyDelete