Thursday, March 12, 2015

Konfigurasi WDS di Mikrotik

A wireless distribution system (WDS) is a system enabling the wireless interconnection of access points in an IEEE 802.11 network. It allows a wireless network to be expanded using multiple access points without the traditional requirement for a wired backbone to link them. The notable advantage of WDS over other solutions is it preserves the MAC addresses of client frames across links between access points.(wikipedia)
Network WDS dengan Mikrotik
Penjelasan sederhananya, WDS itu adalah suatu cara untuk memperluas jangkauan wireless dengan menambahkan access point sebagai penguat (semacam repeater-lah). Misalnya ada punya 2 Access Point (AP) nih. AP pertama bertindak sebagai router. Internet dari modem terhubung ke ethernet AP. Kemudian disebarkan melalui wireless (wlan). Pada AP kedua, cukup meneruskan wirelessnya, atau dengan kata lain dijadikan penguat / repeater, dengan system WDS. Dengan demikian jangkauan wirelessnya menjadi lebih luas / jauh. (Ethernet di AP 2 tidak perlu digunakan.)

AP1
Prosedurnya :
  • Setting interface wireless dan wds. Wds-mode disetting static. Dan pada kolom wds-address masukkan mac address wlan AP2.
  • Setting bridge.
  • Setting ip address dan gateway yang menuju ke internet.
  • Setting dhcp server
  • Setting firewall nat masquerade dan dns
  • Setting option lainnya, yaitu Ntpclient.
Berikut konfigurasinya :
/system leds
set 0 interface=wlan3

/interface wireless
set [ find default-name=wlan1 ] band=2ghz-b/g/n country=indonesia disabled=no \
    frequency=2462 l2mtu=2290 mode=ap-bridge name=wlan3 ssid=TEST-WIFI-MIKROTIK \
    wds-mode=static wireless-protocol=802.11

/interface wireless wds                                     
add disabled=no l2mtu=2290 master-interface=wlan3 name=wds1 wds-address=\
    XX:XX:XX:XX:XX:51

/interface bridge
add name=bridge3
/interface bridge port
add bridge=bridge3 interface=wds1
add bridge=bridge3 interface=wlan3

/ip address
add address=10.10.10.173/29 interface=ether1 network=10.10.10.168
add address=192.168.4.1/22 interface=bridge3 network=192.168.4.0
/ip route
add distance=1 gateway=10.10.10.169

/ip dns
set allow-remote-requests=yes servers=202.134.1.10,202.134.0.155
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat out-interface=ether1

/ip pool
add name=dhcp_pool1 ranges=192.168.4.10-192.168.7.254
/ip dhcp-server
add address-pool=dhcp_pool1 disabled=no interface=bridge3 name=dhcp1
/ip dhcp-server network
add address=192.168.4.0/22 dns-server=202.134.1.10,8.8.8.8 gateway=\
    192.168.4.1

/ip service
set telnet disabled=yes
set ftp disabled=yes
set www disabled=yes
set api disabled=yes
set api-ssl disabled=yes

/system identity
set name=MikroTik-WDS-1

/system ntp client
set enabled=yes primary-ntp=152.118.24.8 secondary-ntp=202.169.224.16


AP 2
Prosedurnya :
  • Setting wireless dan wds. Settingannya harus sama dengan AP1. Hanya beda pada kolom wds-address, masukkan mac address wlan AP1.
  • Setting bridge.
  • Setting ip address dan gateway. IP addressnya adalah IP LAN dari AP 1. Dan gatewaynya adalah IP address AP 1. Pastikan AP2 dan AP1 connect, dengan melakukan ping ke arah lawan dari new terminalnya.
  • Setting dhcp server dan firewall nat, tidak perlu. Users nantinya akan mendapatkan IP address dari AP 1.
  • Setting option lainnya, yaitu dns dan ntpclient.

Dan berikut konfigurasi pada AP 2.
/system leds
set 0 interface=wlan1

/interface wireless
set [ find default-name=wlan1 ] band=2ghz-b/g/n disabled=no frequency=2462 \
    l2mtu=2290 mode=ap-bridge ssid=TEST-WIFI-MIKROTIK wds-mode=static \
    wireless-protocol=802.11
/interface wireless wds
add disabled=no l2mtu=2290 master-interface=wlan1 name=wds1 wds-address=\
    XX:XX:XX:XX:XX:53

/interface bridge
add name=bridge1
/interface bridge port
add bridge=bridge1 interface=wds1
add bridge=bridge1 interface=wlan1

/ip address
add address=192.168.4.2/22 interface=bridge1 network=192.168.4.0

/ip route
add distance=1 gateway=192.168.4.1

/ip dns
set allow-remote-requests=yes servers=202.134.1.10,8.8.8.8

/system ntp client
set enabled=yes primary-ntp=152.118.24.8 secondary-ntp=202.169.224.16

Intinya, agar kedua AP bisa terhubung WDS, syaratnya adalah menyamakan ssid dan channel frekuensinya. Jika berhasil maka akan ada terlihat trarik yang akan lewat dari wds.  
Setting WDS di Mikrotik
Selesai,... good luck...

4 comments:

  1. kalau di mikrotiknya nggak ada interface buat wireless gimana cara setting nya ya? mohon bantuannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tidak ada terlihat interface wirelessnya, berarti memang tidak ada device wirelessnya... :) carilah mikrotik type lainnya...

      Delete
  2. gan mo tnya klo pake WDS beda interface gmn y?1 AP cisco wireless sebagai internet dan 1 lagi sebagai repeater mikrotik wireless RB941.Gmn y settingnya?

    ReplyDelete
  3. BlueHost is ultimately the best website hosting company with plans for any hosting requirements.

    ReplyDelete